MEMBIMBING KELUARGA MENUJU SURGA
oleh : Afifah Sholihati
Peserta Sekolah Tabligh PDM Sragen
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. أَمَّا بَعْدُ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ، فَإِنَّ تَقْوَى اللّٰهِ خَيْرُ زَادٍ لِلْعِبَادِ، وَأَفْضَلُ سَبِيْلٍ إِلَىٰ الْجَنَّةِ.
Hadirin sidang jamaah Jumat rahimakumullah,
Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena takwa adalah kunci utama untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Tema khutbah kita hari ini adalah “Membimbing Keluarga Menuju Surga”. Sebagai umat Islam, kita mendambakan tidak hanya masuk surga sendirian, tetapi juga bersama keluarga tercinta. Allah Ta’ala telah memberikan petunjuk jelas dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang bagaimana membimbing keluarga menuju surga.
Pertama, kita harus memahami bahwa keluarga adalah amanah dari Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Ayat ini menegaskan bahwa setiap kepala keluarga bertanggung jawab untuk membimbing keluarganya agar terhindar dari neraka, yang berarti menuju surga. Tanggung jawab ini dimulai dari diri sendiri. Kita tidak bisa membimbing orang lain jika diri kita belum bertakwa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim:
“كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ”
yang artinya: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” Sebagai suami, ayah, atau ibu, kita adalah pemimpin dalam keluarga, bertanggung jawab atas pendidikan agama, akhlak, dan ibadah anggota keluarga.
Kedua, ajarkan keluarga untuk bertakwa dan beramal saleh. Allah Ta’ala menjanjikan dalam Surah Ar-Ra’d ayat 23:
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ
Artinya: “(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.” Ayat ini menunjukkan bahwa keluarga yang saleh akan dikumpulkan bersama di surga. Untuk mencapai itu, kita harus memberikan teladan. Misalnya, ajak shalat berjamaah di rumah, baca Al-Qur’an bersama, dan tanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ketiga, perhatikan pendidikan anak. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Ahmad, Tirmidzi, dan Ibn Majah:
“مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ”
yang artinya: “Barangsiapa yang memelihara dua anak perempuan hingga dewasa, maka pada hari kiamat aku dan dia seperti ini (beliau merapatkan jari-jarinya).” Hadits ini menegaskan pentingnya mendidik anak, terutama anak perempuan, dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab, karena pahalanya sangat besar.
Keempat, doakan keluarga kita. Dalam Surah Al-Furqan ayat 74, Allah mengajarkan doa:
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya: “Dan orang-orang yang berkata: ‘Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.’” Doa ini menjadi panduan agar keluarga menjadi sumber kebahagiaan dan pemimpin dalam ketakwaan.
Hadirin sidang jamaah Jumat rahimakumullah,
mari jadikan rumah kita sebagai madrasah pertama untuk membimbing keluarga menuju surga. Mulailah dengan keteladanan, pendidikan agama, kasih sayang, dan doa. Dengan usaha ini, semoga Allah mengumpulkan kita bersama keluarga di surga-Nya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
(Duduk sebentar)
Khutbah Kedua
إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللّٰهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. اللّٰهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا، وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ. اللّٰهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ. اللّٰهُمَّ آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Tinggalkan Balasan