Anak adalah amanah dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh orang tua. Menanamkan kebiasaan baik sejak dini merupakan fondasi utama dalam membentuk anak yang sholeh dan sholehah. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan melekat kuat hingga dewasa, sebagaimana pepatah mengatakan bahwa belajar di waktu kecil ibarat mengukir di atas batu.
اَلْوَلَدُ أَمَانَةٌ عِنْدَ وَالِدَيْهِ
Artinya:
“Anak adalah amanah yang dititipkan kepada kedua orang tuanya.”
Kebiasaan baik yang perlu ditanamkan antara lain kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan adab yang baik. Islam sangat menekankan pentingnya akhlak mulia karena akhlak merupakan cerminan keimanan seseorang. Anak yang dibiasakan berperilaku baik akan tumbuh menjadi pribadi yang dicintai Allah dan disenangi manusia.
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ
Artinya:
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
(HR. Ahmad)
Orang tua memiliki peran besar sebagai teladan utama bagi anak-anaknya. Anak cenderung meniru apa yang dilihat daripada apa yang didengar. Oleh karena itu, orang tua hendaknya membiasakan diri berperilaku baik agar anak mengikuti dengan penuh kesadaran, bukan karena paksaan.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
Artinya:
“Sungguh, pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik bagi kalian.”
(QS. Al-Ahzab: 21)
Selain memberi teladan, orang tua juga perlu membimbing anak dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Kebiasaan baik akan tumbuh dengan kuat jika disertai suasana rumah yang hangat dan penuh cinta. Islam mengajarkan kelembutan dalam mendidik, karena hati anak lebih mudah menerima nasihat yang disampaikan dengan lemah lembut.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ
Artinya:
“Maka berkat rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut kepada mereka.”
(QS. Ali Imran: 159)
Menanamkan kebiasaan baik pada anak sholeh dan sholehah adalah investasi dunia dan akhirat. Anak yang tumbuh dengan kebiasaan baik akan menjadi penyejuk hati orang tua serta sumber pahala yang terus mengalir meskipun orang tua telah wafat. Oleh karena itu, mari kita bersungguh-sungguh mendidik anak dengan iman, akhlak, dan kebiasaan yang diridhai Allah SWT.
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ
Artinya:
“Jika manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara…”
(HR. Muslim)


Tinggalkan Balasan