Khutbah Pertama
الحمد لله الذي أمر بالتقوى والمغفرة، ووعد المحسنين بالجنة والكرامة.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه أجمعين، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾
﴿وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ﴾
Sidang jum’at yang dimuliakan Allah,
Segala puji hanya milik Allah ﷻ, Dzat yang memberi kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan hadir di majelis yang mulia ini. Kita memohon pertolongan-Nya, ampunan-Nya, dan perlindungan-Nya dari segala keburukan diri kita.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang benar selain Allah ﷻ, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba dan utusan-Nya, yang diutus membawa cahaya di tengah kegelapan.
—
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Bulan ini bukan bulan biasa. Inilah Rabi’ul Awwal — “Musim Semi Pertama” — yang dahulu dalam kalender Arab kuno bertepatan dengan datangnya musim bunga. Tetapi bagi kita, ia adalah musim semi hati, saat Allah menghadirkan cahaya terbesar bagi manusia: kelahiran Nabi Muhammad ﷺ pada 12 Rabi’ul Awwal.
Bayangkan, sebagaimana bumi yang gersang berubah menjadi hijau dan harum saat musim semi, demikianlah hati manusia yang gersang oleh jahiliyah berubah subur oleh ajaran Islam.
—
Peristiwa Besar di Bulan Rabi’ul Awwal
- Kelahiran Rasulullah ﷺ — rahmat bagi seluruh alam.
- Hijrah ke Madinah — tonggak berdirinya masyarakat Islam.
- Pendirian Masjid Quba — simbol persatuan dan ibadah.
- Wafatnya Rasulullah ﷺ — doa agar kita meneruskan perjuangan beliau.
—
Jama’ah yang dimuliakan Allah
Mengenang Rabi’ul Awwal bukan hanya mengingat tanggal. Ini tentang menghidupkan ajaran Rasulullah ﷺ:
Meneladani kesederhanaan beliau di rumah.
Meneladani kasih sayang beliau kepada sesama.
Meneladani keteguhan beliau dalam membela kebenaran.
Meneladani keuletan beliau dalam berdakwah.
Allah ﷻ berfirman:
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْـَٔاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا ٢١
Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah. (QS. Al Ahzab 33: 21)
Mari kita bertanya pada diri kita: Sudahkah musim semi itu hadir di hati kita, ataukah hati kita masih gersang oleh lalai dan maksiat?
اللهم صل وسلم على محمد وعلى آل محمد.
بارك الله لي ولكم…
—
Khutbah Kedua
الحمد لله، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا. من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
Ma’asyiral Muslimin,
Jika Rabi’ul Awwal membawa cahaya di zaman jahiliyah, maka kita pun harus menjadi pembawa cahaya di zaman ini. Dunia kini dihujani kebingungan, fitnah, dan kemerosotan moral. Kita butuh spirit Rasulullah ﷺ — spirit dakwah yang penuh kasih, kesabaran, dan ketegasan.
—
Bagaimana Caranya?
- Bangun shalat dengan khusyu’ — itulah tiang agama.
- Jujur dalam muamalah — itulah akhlak Rasulullah ﷺ.
- Peduli pada sesama — itulah rahmat yang beliau contohkan.
Mari isi bulan Rabi’ul Awwal dengan:
- Menghadiri majelis ilmu.
- Bersedekah dan membantu yang lemah.
- Mengajarkan akhlak Rasulullah ﷺ kepada anak-anak kita.
—
Doa Penutup
اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات.
اللهم أصلح ولاة أمورنا، ووفقهم لما تحب وترضى، واجعلهم رعاة للحق والدين، لا رعاة للباطل والظلم والمفاسد.
اللهم اجعلنا من عبادك الذين يبادرون إلى العفو، ويسعون للإصلاح، ويحبون السلام.
“Ya Allah, ampunilah kaum Muslimin dan Muslimat, Mukminin dan Mukminat, yang hidup maupun yang telah wafat. Ya Allah, perbaikilah para pemimpin kami, dan bimbinglah mereka menegakkan kebenaran. Jadikanlah kami hamba-Mu yang pemaaf, mencintai perdamaian, dan layak mendapatkan surga penuh kenikmatan. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta lindungi kami dari siksa neraka.”
—
﴿إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ﴾ (النحل: 90)
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.


Tinggalkan Balasan